GAYA HIDUP SEHAT ISLAMI

gaya_hidup_sehat_islamiBanyak sekali kebaikan yang bisa kita ambil dari ajaran-ajaran Islam, baik oleh muslim maupun non muslim. Karena memang Islam diturunkan sebagai rahmat semesta alam. Manusia pada hakekatnya untuk mencapai kebahagiaan hidup/pencerahan hidup harus mempunyai keseimbangan antara fisik, ruh dan ekonomi. Jika salah satu saja mengalami ketimpangan maka hidup akan terganggu, stress, depresi dan tidak aneh banyak terjadi bunuh diri. Pada kesempatan ini, saya akan mengambil 2 aspek saja, yaitu keseimbangan ruh dan fisik. Masalah ekonomi tidaklah akan terlalu membebani kita jika kita mememiliki keseimbangan ruh dan fisik.

Saya menganjurkan gaya hidup sehat ini bukan berarti anda harus melakukan sama seperti yang saya jabarkan, tetapi dengan ini anda dapat mendapat gambaran cara hidup sehat lalu menggabungkannya dengan rutinitas anda.

PAGI HARI

Bangun pagilah 10 menit sebelum Adzan Shubuh dikumandangkan (sekitar pukul 04.00 dini hari). setelah itu anda lakukan peregangan ringan untuk memperlancar peredaran darah dan kelenjar getah bening. Keluarlah , lalu hirup dalam-dalam udara pagi dan hembuskan lebih dalam lagi udara yang telah anda hirup. Dengan ini anda telah menganti udara pengap pada paru-paru anda dengan udara segar. Setelah menghirup udara segar, pergilah ke dapur untuk meminum 2-3 gelas air yang baik bersuhu sekitar 21 ® C. Setelah 20 menit meminum air, santaplah buah-buahan segar yang kaya enzim, lalu sarapan 30-40 menit kemudian. Sarapanlah dengan kandungan : 90% makanan nabati dan 10% protein hewani. Protein hewani lebih baik didapat dengan mengkonsumsi hewan yang memiliki suhu tubuh lebih rendah dari manusia (ikan laut). Jangan konsumsi teh sebelum sarapan, karena akan melukai lambung. Dapat disimpulkan bahwa dengan terbiasa bangun untuk melakukan shalat shubuh anda telah melakukan terapi paru-paru. Anda akan menghirup udara bersih dan menggantinya dengan yang baru. Dari paru-paru, darah mengambil “bahan bakar” yang masih baru dan bersih. Akhirnya seluruh organ menerima pasokan nutrisi yang bersih.

SIANG HARI

Minumlah air sekitar 2 gelas pada pukul 11 lebih sedikit. kemudian konsumsilah buah-buahan 30 menit sebelum anda makan.( perlu diingatkan disini, buah-buahan segar yang mengandung banyak enzim dapat dicerna lebih baik, dan dengan menyantapnya sebelum makan, fungsi sistem pencernaan menjadi lebih baik dan kadar gula darah meningkat sehingga mencegah anda terlalu banyak makan). Tunaikan shalat Zuhur tepat waktu. Shalat ini dilakukan disaat udara sedang panas, sehingga meningkatkan emosi kita. Ini karena pada saat itu kerja jantung mencapai puncaknya. Dengan shalat dipadukan dengan dinginnya air wudhu, kita menurunkan hawa panas jantung hingga kembali stabil. Dan hal ini akan memperngaruhi sistem lainnya, karena fungsi jantung merupakan “penguasa” pembuluh-pembuluh. Dengan ini anda akan menjadi manusia yang tenang jiwanya serta siap menghadapi rutinitas kantor atau perkuliahan kembali.

SORE HARI

Saat setelah makan siang berusahalah untuk tidak menyantap apapun . Setelah masuk waktu ashar maka tunaikanlah tepat waktu. Ibadah shalat ashar bermanfaat untuk meningkatkan daya kerja kandung kemih sehingga dapat lancar mengeluarkan racun yang diakibatkan oleh proses kimiawi tubuh. Aktivitas kita sepanjang siang telah mengumpulkan energi panas. Shalat ashar merupakan sebentuk aktivitas fisik yang membantu relaksasi dan aliran chi. Ini membantu proses kerja jantung dalam melepaskan energi panasnya agar bisa dibuang melalui salah satu cairan yang dialirkan lewat kandung kemih.

Sekitar pukul 16.30 minumlah air yang baik sebayak 2-3 gelas. Tunggulah 30 menit untuk mengkonsumsi buah lalu 30 menit kemudian barulah makan malam. Kunyahlah makanan dengan baik. Minum setelah makan tidaklah mengapa, tetapi usahakan tidak meminum teh soba (buck wheat), atau teh jelai. Setelah menyelesaikan makan malam sekitar pukul 18.00-18.30 tunaikanlah shalat magrib. Pada waktu magrib, suhu lingkungan dan aktivitas kita mulai menurun. Dengan melakukan gerakan-gerakan shalat, tubuh akan menyesuaikan diri dengan hawa sekitarnya. Setelah shalat usahakan untuk tidak mengkonsumsi makanan apapun dan meminum apapun . hentikan aktivitas makan dan minum 4-5 jam sebelum tidur, jika merasa haus minumlah air 1 jam sebelum tidur. Hal ini sangat penting, karena pada saat tidur makanan tidak dicerna, makanan yang tertimbun di dalam usus tanpa dicerna akan membusuk dam mengeluarkan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Pengalaman pribadi saya membuktikan ini , dahulu sebelum tidur saya seringkali makan “mie tek-tek” dan makanan lain sebelum tidur, sampai pada akhirnya saya terkena penyakit Heart Burn, yaitu mencuatnya asam lambung sampai ke kerongkongan.

MALAM HARI

Tunaikanlah sahalat Isya menjelang tidur, shalat ini memang disunahkan diundur dalam pelaksanaanya. Pada saat Isya (sesudah waktu magrib sampai Shubuh) dimulailah penurunan kerja organ internal yang telah digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Tubuh memasuki waktu istirahat. Waktu ini juga disebut waktu relaksasi, pengenduran dan penormalan organ, jaringan otot, sistem saraf, dan lain sebagainya. Gerakan-gerakan shalat mendukung kerja perikardium yang membuang kelebihan energi dan jantung. Dengan dilepaskannya kelebihan energi secara alamiah, terciptalah stabilitas tingkat energi jantung sehingga proses istirahat tubuh menjadi sempurna.

Saudaraku sekalian tanpa disadari rutinitas shalat kita, telah membuat kita menjadi manusia sehat, disiplin dan terjaga mentalitas ruhnya. Hidup kita akan bahagia dan lebih tenang, emosi lebih stabil, biaya kesehatan pun rendah. Terakhir dan kunci dari kesehatan ini adalah : BERBAHAGIALAH.

1. Perasaan bahagia————2. saraf-saraf parasimpatetik mengambil alih———–3. berkurang stress———–4. meningkatkan keseimbangan usus————5. pesan melalui saraf para simpatetik————6. transmisi menuju hipotalamus————7. perasaan bahagia semakin besar

———————————————————————————-

Referensi :

Lukman Hakim Saktiawan, 2007. Keajaiban Shalat Menurut Ilmu Kesehatan Cina. Mizan : Bandung

Hiromi Shinya, MD, 2007. The Miracle of Enzym. PT Mizan Pustaka : Bandung